Peta Radio

#mobileMapTopOverlay

restoreDock

menuHorizontal

#toggleMenuBtn

#radioSearchOverlay

#radioMenuBtn

provinceBar

Provinsi

#radioTuner

FM
87.5 MHz
🗂️ Daftar Radio

Radio Premium

🔑 Radio Premium

Mesin Metadata

#toggleRadar

#toggleVisualizer

PETA READER v3.0

POST ROTATOR PRO v4.0

typingText

tombol tuner

#freqNav

#openLabelBtn

📚

PETA SITE INSPECTOR PRO v2.0

🚀 Performance Score
--
Menunggu analisa...
📄 Template
🎨 CSS 0 -
📜 JavaScript 0 -
🧩 DOM 0 -
⚡ Load Time 0 -
📡 Network
🖼 Images 0
🎵 Audio 0
🎥 Video 0
🖼 iframe 0
📡 Request 0
🎨 Analysis Engine
❤️ Core Web Vitals
LCP --
CLS --
INP --

💾 Memory
Heap Used --
Heap Total --
Heap Limit --

🔍 SEO
Title -
Description -
Canonical -
Viewport -
Robots -

💻 Browser
Browser -
OS -
Viewport -
Screen -
Language -
Online -

💡 Rekomendasi
Memeriksa website...
💻 Device
Browser -
Screen -
Memory -
Connection -
🌐 Visitor
🌍 IP Address Memuat...
📶 Internet -
👁 Visit Count 0 kali
⏱ Stay Time 0m 0s
📈 History
Belum ada data.

radioLabelPopup

🏷️

#openContactPopup

Formulir Pesan
Silakan kirim pesan atau pertanyaan Anda

bottom-popup-menu

📩

show-player-btn

#openFavPopup

❤️ Radio Favorit

#randomRadioPopupBtn

#openLatestPopup

#toggleVideoBtn

Musisi
Baru
Lama

#show-popup

#show-floating-video

#reopenResultBtn

Garis Bantu

#openSidebar

7 Radio di Indonesia yang Masih Menyiarkan Lagu-Lagu Lawas

JAKARTA — Lagu lawas tidak pernah benar-benar meninggalkan radio Indonesia. Ketika industri musik semakin didominasi lagu baru dan layanan streaming, sejumlah stasiun radio justru tetap mempertahankan musik dari masa lalu sebagai bagian dari program siarannya.

Bagi sebagian pendengar, lagu lawas bukan sekadar musik. Lagu dari era 1960-an, 1970-an, 1980-an, atau 1990-an sering kali membawa kembali ingatan tentang masa sekolah, keluarga, perjalanan, hingga kehidupan pada masa muda.

Menariknya, radio yang memainkan lagu nostalgia saat ini tidak hanya berasal dari kota-kota besar. Ada stasiun FM yang mempunyai program oldies secara khusus, tetapi ada pula radio internet yang memang dibangun untuk pendengar pencinta lagu lawas.

Berikut tujuh radio di Indonesia yang dapat menjadi pilihan bagi pendengar yang ingin kembali mendengarkan musik dari masa lalu.

1. Wijaya FM 103,5 FM — Surabaya

Salah satu radio yang mempunyai rekam jejak kuat dalam menghadirkan lagu lawas adalah Wijaya FM 103,5 FM Surabaya.

Radio ini telah lama mengudara di Surabaya dan memiliki program yang secara khusus berkaitan dengan musik nostalgia. Dalam profil resminya, Wijaya menyebut Oldies Music Program sebagai program yang menghadirkan lagu-lagu mancanegara dari era 1950-an hingga 1970-an, termasuk karya The Beatles, Elvis Presley, Paul Anka, Matt Monro, Andy Williams, dan ABBA.

Tidak hanya lagu lawas Barat, Wijaya juga memiliki Bingkai Nostalgia, yang ditujukan bagi pendengar yang menyukai tembang lawas Indonesia.

Program tersebut membuat Wijaya mempunyai karakter yang cukup lengkap: pendengar dapat menemukan oldies Barat sekaligus lagu nostalgia Indonesia.

Situs resmi Wijaya masih mencantumkan Bingkai Nostalgia sebagai salah satu programnya dan menyediakan halaman streaming.

Frekuensi: 103,5 FM
Kota: Surabaya, Jawa Timur
Karakter nostalgia: Oldies Barat dan tembang lawas Indonesia


2. Utari FM — Cilacap

Nama berikutnya adalah Radio Utari FM Cilacap.

Radio yang mulai berkiprah sejak 1990 ini memiliki sejumlah program musik nostalgia yang cukup jelas. Di situs resminya, Utari mencantumkan Utari Oldies, yaitu program yang menghadirkan lagu-lagu Indonesia dan Barat bernuansa oldies dari era 1970-an hingga 1990-an.

Ada pula Nuansa Nostalgia, yang menghadirkan lagu-lagu Indonesia yang pernah populer pada era 1980-an dan 1990-an.

Bahkan untuk penggemar dangdut klasik, Utari memiliki program Dahlia — Dangdut Nostalgia, yang secara khusus menghadirkan lagu-lagu dangdut lama.

Dengan demikian, Utari bukan sekadar radio yang sesekali memainkan lagu lama. Musik nostalgia menjadi bagian dari sejumlah program yang memang disiapkan untuk pendengarnya.

Kota: Cilacap, Jawa Tengah
Karakter nostalgia: Lagu Indonesia dan Barat era 1970-an hingga 1990-an, nostalgia Indonesia, serta dangdut klasik


3. Radio Persada Pemalang

Bagi penggemar musik era 1980-an dan 1990-an, Radio Persada Pemalang juga menarik untuk diperhatikan.

Radio ini tercatat sebagai stasiun yang memainkan lagu 80-an, 90-an, dan oldies. Deskripsi stasiunnya menyebut bahwa playlist mencakup lagu-lagu pop ikonik dan musik dari dekade sebelumnya.

Berbeda dengan radio yang hanya menyediakan satu program nostalgia, identitas Radio Persada cukup dekat dengan musik dari beberapa dekade sekaligus.

Pendengar yang menyukai lagu pop lama dapat menemukan perpaduan antara musik era 1980-an, 1990-an, dan lagu-lagu yang lebih tua.

Radio ini berbasis di Pemalang, Jawa Tengah, dan juga dapat ditemukan melalui layanan radio online.

Kota: Pemalang, Jawa Tengah
Karakter nostalgia: Pop 1980-an, 1990-an, dan oldies


4. Golden Memories — Radio Nostalgia Online

Jika yang dicari bukan radio FM konvensional, tetapi stasiun yang benar-benar berorientasi pada nostalgia, Golden Memories merupakan salah satu pilihan.

Golden Memories tercatat sebagai radio online yang dapat didengarkan dari Jakarta melalui platform radio internet. Playlist dan tanggapan pendengarnya menunjukkan bahwa stasiun ini banyak menghadirkan lagu-lagu dari 1960-an hingga 1990-an.

Menariknya, pendengar tidak hanya memberikan komentar tentang lagu Barat. Lagu Indonesia lawas juga muncul dalam permintaan dan playlist pendengarnya.

Hal tersebut memperlihatkan bahwa nostalgia dalam radio online tidak harus terbatas pada satu genre.

Golden Memories lebih tepat disebut sebagai radio nostalgia berbasis internet, sehingga keberadaannya berbeda dengan radio FM yang memiliki frekuensi terestrial.

Jenis: Radio online
Karakter nostalgia: 1960-an hingga 1990-an, lagu Barat dan Indonesia


5. Radio Lansia — "Sahabat Nostalgia"

Nama Radio Lansia mungkin terdengar sangat spesifik, tetapi konsepnya justru menarik bagi pencinta musik lawas.

Radio ini menggunakan slogan "Sahabat Nostalgia" dan secara khusus menyebut lagu-lagu kenangan sebagai bagian dari profil siarannya. Pendengar juga dapat melakukan request lagu nostalgia.

Radio Lansia berbasis di Jakarta dan hadir sebagai radio online.

Format seperti ini memperlihatkan bahwa radio nostalgia tidak selalu harus mengejar pendengar berdasarkan usia. Lagu lawas justru dapat menjadi titik pertemuan antara generasi yang pernah mengalami masa kejayaan lagu tersebut dan generasi baru yang ingin mengenal musik dari masa sebelumnya.

Kota: Jakarta
Jenis: Radio online
Karakter nostalgia: Lagu kenangan dan nostalgia, dengan fasilitas request


6. SB FM Pare's Sweet Memories — Parepare

Dari Sulawesi Selatan terdapat SB FM Pare's Sweet Memories.

Nama stasiunnya sendiri sudah menunjukkan identitasnya sebagai radio nostalgia. Radio ini tercatat berada di 107,7 FM Parepare dan menghadirkan berbagai hit klasik serta oldies, khususnya musik dari era 1980-an dan 1990-an.

Salah satu daya tariknya adalah konsep siaran yang memang diarahkan kepada pendengar yang ingin kembali menikmati lagu-lagu dari masa lalu.

SB FM menjadi contoh bahwa budaya mendengarkan lagu nostalgia tidak hanya berkembang di Pulau Jawa. Di berbagai daerah Indonesia, musik lawas tetap mempunyai komunitas pendengarnya sendiri.

Frekuensi: 107,7 FM
Kota: Parepare, Sulawesi Selatan
Karakter nostalgia: Hit klasik, 1980-an dan 1990-an


7. Radio Gajahmada 102,4 FM — Semarang

Gajahmada 102,4 FM Semarang mempunyai format yang lebih luas dibandingkan radio nostalgia murni, tetapi tetap layak masuk dalam daftar karena siarannya mencakup tembang kenangan atau oldies.

Informasi mengenai stasiun ini menyebut bahwa Gajahmada menggabungkan musik pop dengan lagu-lagu nostalgia dari era sebelumnya. Radio ini juga mempunyai segmen musik yang lebih spesifik, termasuk rock dan tangga lagu Asia.

Karakter tersebut membuat Gajahmada berbeda dari radio yang hanya memainkan oldies. Radio ini menggunakan musik lawas sebagai salah satu bagian dari format yang lebih luas.

Bagi pendengar yang tidak ingin mendengarkan lagu nostalgia sepanjang waktu tetapi tetap ingin sesekali kembali ke musik lama, format seperti ini justru bisa menjadi pilihan menarik.

Frekuensi: 102,4 FM
Kota: Semarang, Jawa Tengah
Karakter nostalgia: Tembang kenangan dan oldies dalam format musik yang lebih luas


Mengapa lagu lawas masih bertahan di radio?

Munculnya kembali musik lawas di berbagai platform digital sebenarnya menunjukkan bahwa lagu lama belum kehilangan pendengarnya.

Algoritma layanan streaming memang memungkinkan orang memilih lagu sendiri. Namun radio menawarkan pengalaman yang berbeda.

Pendengar tidak selalu harus menentukan lagu apa yang ingin didengarkan. Mereka cukup menyalakan radio dan membiarkan penyiar membawa mereka dari satu lagu ke lagu berikutnya.

Di sinilah nostalgia menjadi kekuatan radio.

Satu lagu dapat membawa seseorang kembali ke sebuah masa yang mungkin sudah puluhan tahun berlalu. Lagu yang terdengar sederhana bagi pendengar lain bisa memiliki arti yang sangat personal bagi seseorang.

Lagu 80-an dan 90-an semakin menemukan pendengar baru

Menariknya, musik lawas tidak hanya didengarkan oleh generasi yang tumbuh pada zamannya.

Lagu dari tahun 1980-an dan 1990-an kini juga semakin mudah ditemukan oleh generasi yang lahir setelah periode tersebut. Media sosial, video pendek, film, serial televisi, dan platform streaming membuat lagu lama kembali beredar.

Radio kemudian menjadi salah satu tempat untuk mempertahankan perjalanan musik tersebut.

Program seperti Utari Oldies, Bingkai Nostalgia Wijaya, hingga berbagai radio online bertema nostalgia menunjukkan bahwa masih ada pendengar yang secara khusus mencari musik dari masa lalu.

Radio lawas tidak selalu berarti radio untuk orang tua

Pandangan bahwa lagu nostalgia hanya cocok untuk pendengar berusia lanjut perlahan berubah.

Generasi muda juga dapat menikmati musik lama karena menemukan lagu-lagu tersebut melalui internet. Bahkan tidak jarang sebuah lagu yang berusia puluhan tahun kembali populer setelah digunakan dalam konten digital.

Radio nostalgia akhirnya memiliki peluang untuk menjadi jembatan antargenerasi.

Pendengar lama mendapatkan kembali lagu yang mereka kenal, sementara pendengar baru menemukan musik yang mungkin belum pernah mereka dengarkan sebelumnya.

Daftar 7 radio nostalgia

RadioKotaFrekuensi / JenisKarakter lagu lawas
Wijaya FMSurabaya103,5 FMOldies 1950-an–1970-an, nostalgia Indonesia
Utari FMCilacapFMOldies 1970-an–1990-an, nostalgia Indonesia
Radio PersadaPemalangRadio/streaming1980-an, 1990-an, oldies
Golden MemoriesJakarta/onlineStreaming1960-an–1990-an
Radio LansiaJakarta/onlineStreamingLagu kenangan dan nostalgia
SB FM Pare's Sweet MemoriesParepare107,7 FMHit klasik 1980-an–1990-an
Gajahmada FMSemarang102,4 FMTembang kenangan dan oldies

Bukan sekadar kembali ke masa lalu

Radio yang memainkan lagu lawas sebenarnya sedang melakukan lebih dari sekadar memutar musik lama.

Mereka menjaga ingatan.

Setiap generasi memiliki lagu yang menjadi soundtrack kehidupannya. Ketika lagu tersebut kembali terdengar melalui radio, pendengar tidak hanya mendengarkan melodi, tetapi juga mengingat orang, tempat, dan pengalaman yang pernah menyertainya.

Itulah sebabnya musik lawas masih mempunyai tempat di radio Indonesia.

Teknologi boleh berubah dari kaset, CD, radio FM, hingga streaming. Cara mencari lagu pun semakin mudah.

Tetapi satu hal tidak berubah: sebuah lagu lama masih mampu membuat seseorang berhenti sejenak dan kembali mengingat masa lalu.

Dan selama masih ada pendengar yang mencari perasaan tersebut, radio nostalgia akan selalu mempunyai alasan untuk tetap mengudara.

Mode Pemutar Radio
MANUAL
AUTO
-

Radio Semarang

    🔥 Radio Paling Banyak Dimainkan